Ikan Paus
Perburuan Ikan Paus

perburuan ikan paus
Ikan paus adalah hewan mammalia terbesar yang berada di lautan, dengan berat tubuh yang bisa mencapai 1 ton ikan ini merupakan hewan terbesar yang ada di lautan. Terdapat belasan spesies ikan paus yang selama ini memang dijadikan sasaran perburuan seperti ikan paus Minke, Ikan Paus Bungkuk, Ikan Paus Sei . Dengan berat tubuh yang raksasa, ikan ini menjadi diambil dagingnya sebagai bahan pangan seperti daging hewan lainnya dan lemaknya dapat digunakan sebagai bahan bakar pada jaman dahulu. Semenjak jaman prasejarah pemancingan terhadap ikan Paus atau lebih tepat disebut perburuan terhadap ikan paus dimulai oleh berbagai wilayah.
Perburuan ikan Paus bahkan mempengaruhi perkembangan budaya berbagai negara bahari seperti Jepang dan Norwegia yang memang telah lama mengadakan penangkapan terhadap ikan ini sebagai makanan konsumsi. Teknik perburuan ikan dari berbagai negara ini semakin lama semakin canggih, dan membentuk kebudayaan pencarian ikan dan bahkan menjadi tradisi bagi kebudayaan itu sendiri, semakin canggih dan modern perburuan ikan paus mereka, dan penggunaan teknologinya yang mutakhir, semakin majulah usaha bahari mereka, dan semakin majulah perekonomiannya.
Perburuan Paus yang dimulai saat masa prasejarah pun masih merupakan aktifitas rutin dari berbagai nelayan di berbagai penjuru dunia. Hampir setiap negara memiliki sejarah perburuan ikan paus yang sampai sekarang masih mereka lakukan. Meski sudah terdapat kesepakatan berbagai negara tentang perburuan ikan ini, namun perburuan ikan paus sampai sekarang masih terus dilakukan di negara bahari seperti Jepang dan Norwegian. Di negara Matahari Terbit ini kebudayaan makan daging ikan Paus masih dijaga tradisinya dan masih susah dihilangkan. Dengan kebudayaan yang sudah melekat erat seperti ini, penghentian perburuan ikan paus akan sangat susah dihentikan. Sedangkan jumlah ikan paus yang berada di perairan luas sudah sangat berkurang dan berada pada jumlah yang mengkawatirkan.
Undang – undang berbagai negara sudah melarang perburuan ikan paus untuk menjaga kelestariannya, namun belum semua negara sepakat dengan perjanjian ini. Organisasi yang peduli dengan keberadaan ikan ini adalah pertama kali ada adalah International Convention for the Regulation of Whaling (ICRW) yang berdiri tahun 1946 dan sekarang memiliki nama ICW ( international Whale Commission )yakni sebuah organisasi yang membuat kesepakatan kepada negara – negara pemburu ikan paus untuk memenuhi persyaratan perburuan ikan Paus, bahkan kalau bisa segera menghentikannya demi kelestarian lingkungan
Pelarangan perburuan ikan Paus memang layak untuk dilakukan mengingat jumlah dari ikan paus sudah sangat berkurang, bahkan telah dilaporkan beberapa species paus sudah punah, selain karena perburuan juga karena polusi lingkunngan yang parah sehingga merusak ekosistem laut tempat tinggalnya. Tercatat terdapat 5 spesies ikan paus yang terancam punah dan bahkan ikan paus abu – abu di Atlantik utara sudah dinyatakan punah sejak abad 18, dimana saat itu perburuan ikan paus memang belum diatur sehingga pembunuhan massal terhadap hewan ini sampai mencapai angka yang luar biasa besar.
Perburuan ikan paus memang sudah diatur regulasinnya, dengan memberi kuota kepada negara – negara yang masih memburu ikan ini sebagai produk komersialisasi, untuk menekan sekecil kecilnya perburuan ikan ini demi menjaga konservasi lingkungan. Namun memang sebaiknya perburuan ikan paus sebaiknya dihentikan demi kelestarian lingkungan. Semoga kelestarian lingkungan menjadi isu pertama dari setiap perburuan terhadap mahluk hidup yang ada disekitar kita.
Dapatkan info menarik tentang:
Memancing, alat pancing, Jenis ikan yang dipancing dan aneka umpan untuk pemancingan anda
1 Comment
Other Links to this Post
RSS feed for comments on this post. TrackBack URI




By John, October 15, 2009 @ 10:11 pm
I liked it. So much useful material. I read with great interest.