Category: Uncategorized

Pola makan ikan

Rahasia Terbesar Pemancing Sukses : Mengenal Pola Makan Ikan

Pola makan ikan dapat mempengaruhi hasil pancingan anda, dengan mengetahui pola makan dari ikan sasaran anda anda bisa menentukan kapan sebaiknya anda memancing, seberapa dalam anda harus memasang umpan sehingga anda bisa merencanakan pemancingan dengan lebih baik.

pola makan ikan

pola makan ikan

Klasifikasi pola makan ikan berdasarkan tempat :

-         Ikan perairan demersal, ikan ini banyak beraktifitas pada dasar kolam atau perairan. Contoh ikannya : ikan Lele, ikan Patin

-         Ikan perairan tengah, Banyak beraktifitas di dasar dan tengah perairan dan hanya sesekali mengapung di permukaan untuk mencari makan. Contoh ikannya : ikan Tombro, Ikan Mas, Ikan Bawal

-         Ikan permukaan atau pelagis, yakni ikan yang paling banyak beraktifitas di permukaan air dan sesekali ke tengah perairan. Contohnya : ikan Nila, ikan Gurami, ikan Mujair

-         Ikan Menempel : yakni ikan yang memakan lumut yang menempel pada substrat ( benda di dalam air. Dan biasanya berada di dasar perairan contoh : ikan pembersih kaca, ikan Nilem

Klasifikasi pola makan berdasar waktu:

-         Ikan yang beraktifitas pada siang hari. Yakni ikan Mas, ikan Nila, ikan Bawal, ikan Gurami, ikan Mujair

-         Ikan yang beraktifitas pada malam hari ( nocturnal ). Jenis ikan ini paling banyak beraktifitas saat malam yaitu ikan Lele dan ikan Patin.

Klasifikasi pola makan berdasar jenis makanan :

-         Ikan pemakan daging ( carnivora ) : ikan Lele dan ikan Gabus

-         Ikan pemakan tumbuhan ( Herbivora ) : ikan Gurami, ikan Tawes

-         Ikan pemakan segala ( Omnivora ) : jenis pemakan tumbuhan dan juga berbagai macam hewan dan serangga seperti laron, kroto dll. : ikan Mas , ikan Mujair, ikan Nila

-         Ikan pemakan plankton ( plankton feeder ), contoh : ikan Sepat

Dengan memahami pola makan ikan mungkin anda bisa memancing dengan lebih sukses…siapa tahu.

rewards

Rewards untuk Pembaca Majalah Online Pemancing.com


Redaksi Pemancing.com mengadakan sebuah rewards 2 buah kaos eksclusive warna hitam dengan logo pemancing.com setiap bulan. untuk bulan pertama dan kedua masih kaos, mungkin bulan lain akan berganti merchandise lain, siapa tahu,  Cara untuk mendapatkannya adalah:

  • Mengirimkan pengalaman memancingnya boleh di kolam pancing, danau, waduk, atau mancing di laut, atau memancing galatama, serta menuliskannya dengan gaya bahasa sendiri , cerita asli belum pernah di ekspose di majalah lain sebelumnya. panjang cerita minimal 500 kata
  • Cerita disertai dengan foto sebagai penunjang dengan Format maksimal 700px x 700px dimana foto tersebut terdapat gambar anda sebagai salah satu obyeknya.
  • Cerita dan foto dapat dikirimkan ke email@pemancing.com dengan menyertakan alamat lengkap untuk pengiriman hadiah.
  • Cerita yang unik akan diekspose dalam halaman pemancing.com sebagai halaman cerita pemancing nusantara dengan menyertakan nama anda sebagai penulisnya.
  • Pemenang ditentukan berdasarkan orisinalitas cerita yang ditentukan oleh panitia redaksi
  • Cerita yang masuk ke redaksi jika belum terpilih pada bulan pertama masih dapat mengikuti perlombaan pada bulan berikutnya.
  • Redaksi berhak menerima dan menolak cerita anda dengan atau tanpa pemberitahuan terlebih dahulu
  • pengumuman pemenang akan ditulis di halaman pemancing.com dengan sekaligus memberikan informasi lewat email. Hadiah akan dikirim via pos pada awal bulan tanpa biaya tambahan.
  • Jenis hadiah akan berganti sesuai dengan ide dari redaksi tanpa dapat diganggu gugat.
  • Selamat mengikuti, kami menunggu email anda.

Zat Anti Karat Pada Mata Pancing

Macam – Macam Zat Anti Karat Pada Mata Pancing atau Kail

Setiap mata pancing yang kita beli terkadang memiliki warna yang beraneka macam, ada yang hitam, kuning, ada juga yang putih keperakan. Untuk mengetahui gunanya anda perlu mengetahui pula zat – zat anti karat apa saja yang dipakai sebagai pelapis dari pancing tersebut. Zat ini merupakan zat yang diberikan secagai proses finishing terhadap mata pancing atau kail sebelum dipasarkan. Penggunaannya yang paling utama adalah sebagai zat anti karat. Ada sepuluh cara membuat finishing pada mata pancing atau kail:

-         Bronzed : Pancing yang di beri cairan logam khusus berwarna kecoklatan

-         Bright Finish : Pancing diberi cairan logam khusus yang warnanya terang.

-         Cadmium finish : Pancing yang diberi lapisan logam cadmium

-         Japanned : Pancing yang diberi lapisan email hitam, pancing menjadi lebih kuat terhadap karat yang disebabkan oleh air laut.

-         Tinned : Pancing yang dilapisi permukaan seluruhnya dengan ter panas.

-         Coppered : Seluruh mata pancing diberi lapisan tembaga, cara ini merupakan cara yang paling umum untuk membuat pancing yang diperuntukkan pada pemancingan air tawar.

-         Gold finish : Mata pancing yang dilapisi dengan emas. Jenis ini paling banyak hanya digunakan sebagai koleksi saja.

-         Silver finish : Mata pancing yang seluruhnya deberi lapisan perak, juga kebanyakan digunakan sebagai hiasan saja.

-         Blued : Mata pancing yang di oksidasi dengan cairan khusus sebagai pencegah karat. Namun harganya jadi terlalu mahal.

Macam – macam zat pemberian anti karat ini untuk meberikan kekuatan kepada mata pancing sehingga lebih awet, terutama pada mata pancing yang di pakai di perairan asin. penggunaan yang tepat pada mata pancing akan membuat pancing anda bisa di pakai berkali- kali tanpa takut tumpul.

Sumber :

Pancing

Karya Fatichus Surur

Dapatkan artikel kami yang lain tentang :

-         Cara mencari hot spot memancing ditengah laut

-         Cara memancing ikan kakap

-         Bagaimana memancing ikan bandeng di tambak

WordPress Themes