Category: umpan memancing

Jangkrik

Jangkrik adalah umpan terbaik untuk ikan Lele dan Arwana

gambar jangkrik

gambar jangkrik

Jangkrik memiliki nama latin gryllus assimilis adalah jenis serangga yang sekarang menjadi komoditi dalam usaha pemancingan. Jangkrik dibeli sebagai makanan untuk ikan Arwana dan umpan memancing ikan Lele. Dalam pemancingan kolam jenis umpan jangkrik menjadi favorit khusus lele, ikan ini termasuk predator sejati, dan di alam liar dapat memakan apa saja katak kecil, cacing dan serangga termasuk jangkrik.

Jangkrik sekarang sudah diternakkan untuk mendapatkan peranakannya dengan cepat. Budidaya jangkrik memang untuk memenuhi kebutuhan para pemancing akan pakan ikan arwana serta untuk umpan memancing. Pengembang biakan jangkrik juga untuk memenuhi pangsa pasar pakan burung.

Jangkrik dalam memancing dipasang pada mata kail dalam kondisi hidup, dan dipasang dengan menusukknya pada kepala terlebih dahulu menembus tubuhnya dan ujung mata kail akan keluar sampai ke ekor. Untuk pemancingan yang menggunakan jangkrik sebagai umpan, sebaiknya anda menggunakan mata pancing yang cukup besar disesuaikan dengan besar jangkriknya. Besar mata kail kira – kira ¾ panjang tubuhnya, karena jika anda memasangnya pada mata kail yang berukuran kecil umpan ini tidak akan terpasang dengan sempurna dan jika mendapatkan sentakan pada ikan maka umpan jangkrik dapat pecah dan rusak serta hilang.

Untuk memancing ikan lele dengan menggunakan umpan jangkrik, anda bisa menggunakan rangkaian mata pancing dengan tanpa menggunakan pelampung cukup dengan pemberat saja. Teknik memancing dasar perairan ini memang disesuaikan dengan karakter ikan lele yang berada di dasar permukaan tanah. Ikan ini hanya muncul ke permukaan sesekali untuk mengambil oksigen jika memang kandungan oksigen dalam air kolam rendah.

Pada saat memancing, Jika anda dengan menggunakan jangkrik sebagai umpan, maka anda tidak perlu terlalu sering untuk mengangkat alat pancing anda, cukup dengan menegangkan rangkaian tali anda di dari dasar air ke tangan anda sambil merasakan getaran – getaran jika umpan jangkrik anda  dimakan oleh ikan. Umpan jangkrik tidak akan mudah koyak dan rusak jika berada di dalam air sehingga anda hanya sesekali saja mengangkat rangkaian pancing anda ke permukaan untuk mengechek masih ada atau tidaknya umpan jangkrik anda. Selamat memancing

cacing

Cacing adalah umpan yang paling sukses untuk ikan gabus

cacing tanah

cacing tanah

Cacing adalah hewan beruas yang memiliki bentuk silinder dan panjang, cacing termasuk dalam hewan inverbrata dan merupakan hewan yang hermaprodyte aliasa memiliki kelamin ganda meskipun demikian mampu membuahi sesamanya untuk menghasilkan keturunan. Cacing merah ( lumbricus Rubellus ) merupakan salah satu jenis cacing yang paling banyak dijadikan umpan untuk memancing ikan. Alasan utamanya adalah di alam liar, jenis ini memang merupakan makanan alami ikan dan belut, serta yuyu, sejenis ketam yang berada di sungai. cacing pisang/cacing merah (Allobiophora Caliginosa)

Cacing merah sekarang juga dibudidayakan untuk memenuhi pangsa pasar para hobiis ikan yang menggunakan cacing merah sebagai makanan alami ikan mereka. Di kota Surabaya bahkan banyak orang bekerja sebagai pencari cacing dengan berburu di dasar sungai yang menggenang untuk bisa mengambil cacing merah untuk dijual ke pengusaha perikanan dan penjual ikan hias. cacing pisang/cacing merah (Allobiophora Caliginosa)

Cacing merah yang kita kenal sekarang ini menjadi makanan utama ikan – ikan hias yang masih dalam pertumbuhan. Dengan jumlah protein yang kaya dan tinggi kebutuhan gizi ikan terpenuhi oleh kandungan yang terdapat dalam cacing merah. Untuk ikan yang kecil dan masih dalam tahap perkembangan biasanya diberi cacing merah yang lembut sebagai pakan utama.

Dalam pemancingan di sungai dan sawah, jenis cacing tanah dan cacing merah menjadi favorit bagi para pemancing. Kami biasa menggunakan cacing ini untuk memancing ikan gabus, lele ataupun memancing belut di sungai. Jenis ikan tersebut termasuk ikan yang rakus dalam memakan mangsa / umpannya. Dengan umpan cacing, ikan gabus akan dengan lahap menyantapnya.

Cara memasang cacing di mata kail adalah dengan memotong cacing yang besar menjadi beberapa potong, disesuaikan dengan panjang mata kail. Setelah itu cacing di tusuk dengan mata kail sampai tembus ke ujung satunya. Pemasangan cacing ini sebaiknya panjangnya pas sesuai dengan panjangnya kail sehingga tidak ada daging cacing yang terbuang.

Cara memancing ikan gabus adalah dengan mencari lubang – lubang tempat persembunyian ikan tersebut terlebih dahulu. Lokasi terbaik adalah lubang – lubang yang ada di pinggir sungai atau genangan air yang tenang di sungai. Setelah anda memasang cacing ke mata kail, anda bisa melemparkannya atau menaruhnya mata pancing tersebut ke lubang ikan tersebut, dan jika terdapat ikan di dalam lubang tersebut biasanya dalam waktu singkat umpan cacing anda akan disambar ikan gabus dan biasaya akan ditelan sekaligus

Ikan gabus yang merupakan predator sejati akan menelan umpan cacing anda, bahkan terkadang masuk sampai di dalam kerongkongan. Maka sebaiknya anda mecabut mata pancing yang menancap di dalam tenggorokan ikan gabus dengan menggunakan tongkat kecil. Untuk memancing ikan ini anda harus sering berkeliling ke perairan di sepanjang sungai untuk mencari lubang – lubang ikan yang lain. Umpan yang terbaik dalam memancing ikan ini memang hanyalah cacing, karena cacing adalah makanan ikan ini di alam liar.

Minnow and Crankbait

Minnow and Crankbait

ikan minnow

ikan minnow

Minnow adalah sejenis ikan yang berada di lokasi perairan darat, banyak terdapat di Amerika . ikan ini terkenal dari warnanya yang memang mencolok. Dibandingkan dengan ikan yang lain ikan minnow memang memikat perhatian. Ikan ini ukurannya termasuk kecil, paling hanya sebesar ibu jari anda, dan memang di habitat aslinya ia adalah umpan bagi ikan – ikan lain seperti white catfish atau lele putih, largemouth, white bass, walleys. Dan lain – lain. Jenis ikan yang tadi merupakan ikan perairan tawar yang banyak terdapat di perairan tawar di benua Amerika. Ikan minnow baik yang hidup, maupun yang mati sangat digemari oleh para pemancing disana.

minnows bait

minnows bait

Orang Indonesia mengenal minnow sebagai sebuah umpan yang terbuat dari bahan kayu atau plastik, ciri yang umum adalah warnanya yang berwarna keperakan. Dengan warna yang mengkilat ini ikan minnow dapat menarik perhatian ikan pemangsa yang dekat dengan umpannya. Minnow meskipun terdiri dari berbagai macam warna, namun khasnya adalah selalu berwarna mengkilat.

Crankbaits

Jenis umpan yang satu ini bentuknya sedikit aneh, crankbaits memiliki pola pada bibir umpan, hampir mirip sebagai bibir ikan. Gunanya adalah untuk membuat umpan menjadi lebih tenggelam ke dalam saat ditarik dengan kuat, bibir umpan akan menahan arus dan membuat crankbait masuk lebih dalam ke air.

Penggunaan crank bait yang terbaik adalah menyesuaikan dengan kondisi air, serta umpan terbaik yang memiliki warna tertentu. Pada kolam yang jernih, biasanya menggunakan umpan yang kontras dengan warna air. Misalnya kuning dan warna hitam. Atau menggunakan warna hijau saat air menjadi keruh karena lumpur. Penggunaannya yang mempertimbangkan kontras warna akan membuat hasil memancing lebih baik

Cara penggunaan umpan crankbait yakni dengan  melemparkannya secara jauh dan secara perlahan ditarik dan dihentak untuk mendapatkan efek umpan yang menyelam, dan cara menarik yang baik adalah dengan memindahkannya dari sisi kanan ke kiri dan sebaliknya. Sehingga umpan nampak lebih “hidup”. Tentu saja penggunaan ikan ini hanya ada kebanyakan di Amerika. Cocok untuk pemancingan Largemouth bass, white bass.

crankbait

crankbait

Untuk umpan ikan di Indonesia penggunaan umpan buatan ikan minnows sangat jarang sekali di gunakan, mengingat perbedaan jenis ikan yang ada, untuk pemancing lokal biasnya hanya menggunakan umpan alami seperti berbagai macam serangga, cacing, dan jenis siput. Untuk pakan alami pemancing lokal menggunakan pakan pelet, pur atau berbagai racikan umpan dari macam – macam bahan: umbi, telur bebek, penguat rasa, kroto dan lan – lain.

WordPress Themes