Category: Lokasi memancing

selorejo

Memancing di Bendungan Selorejo Ngantang – Malang


bendungan selorejo

bendungan selorejo

Bendungan Selorejo Ngantang – Malang sudah terkenal sebagai tempat pemancingan yang cukup ramai di kalangan pemancing lokal karena bendungan ini termasuk daerah yang masih cukup berhasil menjaga kondisi airnya sehingga terbebas dari limbah. Karenanya masih banyak ditemukan ikan dengan ukuran yang cukup besar di sini.

Lokasi pemancingan di waduk Selorejo – Ngantang ada banyak jalannya. Untuk pemancingan yang biasa, anda bisa mengambil daerah obek wisatanya. Di daerah obyek wisata Selorejo anda akan menemukan beberapa titik pemancingan yang menarik dan strategis, dengan kemudahan memperoleh makan jika lapar sudah mulai datang. Lokasi pemancingan ikan di sini cukup dekat dengan warung makanan yang berada di daerah obyek wisata. Anda bahkan bisa mencicipi menu makan berupa lalapan ikan mas, mujair, ikan wader dll

Posisi memancing yang cukup populer adalah daerah perkemahan di Ngantang. Di lokasi ini telah disediakan beberapa persewaan perahu untuk mengantar para pemancing ke berbagai tempat di danau seperti daerah kebun jambu dan banyak lagi. Lokasi pemancingan yang saya maksudkan adalah daerah perairan yang agak jauh dari lokasi umum, namun memiliki kekhasan misalnya lokasinya lebih dalam atau lebih banyak ikan.

Bagi sebagian orang memancing di tempat – tempat yang terpencil begitu cukup menyenangkan karena lokasi yang mereka tuju mungkin lebih strategis dibandingkan dengan yang lain. Untuk memancing di Ngantang dan sekitarnya biasanya para pemancing sangat mengandalkan jasa tukang perahu yang berada di daerah kampung. Di sana sudah tersedia jasa penitipan sepeda motor bagi pemancing yang membawanya. Di situ pula terdapat warung makan buat yang lapar, tersedia umpan juga yang berupa dedak, jagung dan pelet. Istilahnya warung pancing serba ada..:)

Memancing di bendungan Selorejo dan sekitarnya memang jadi kegiatan rutin bagi pemancing lokal. Menjelang hari libur seperti hari minggu, para pemancing dari sekitar kota Malang dan Kediri banyak yang memancing di sini. Usaha memancing di sini juga tumbuh subur, mulai penjualan lumut sebagai umpan ikan, penjualan pelet, penjualan makanan dan sekaligus usaha jasa penyewaan perahu kepada pemancing.

Jika anda memancing disini target sasaran ikan anda adalah jenis ikan Tombro, ikan Nila dan Mujair. Biasanya saat kami memancing, kami menggunakan dua macam umpan yang berbeda untuk kedua jenis ikan tersebut. Umpan racikan kami lemparkan ke tengah perairan untuk mencari Tombro sedangkan untuk dipinggir, kami memancing dengan menggunakan lumut untuk mendapatkan ikan Nila. Silahkan datang para pemancing dari berbagai kota di Nusantara, kami akan menyambut anda.

Kolam Pancing BLK Singosari

Kolam pancing BLK Singosari salah satu kolam pemancingan paling rame di kota Malang.


Kalau anda ke kota kami di Malang, anda akan menemukan beberapa kolam pancing yang memang menjadi target para pemancing mania untuk menjajal kemampuannya dalam memancing. Kolam BLK adalah salah satunya. Kolam mancing BLK ada di jalan besar antara kota malang dan Lawang , jika anda melewati jalan besar menuju ke Surabaya anda akan menemukan kolam pancing ini berada di sisi timur jalan.Anda akan langsung bisa melihatnya dari jalan besar, karena kolam ini cukup jelas bisa dilihat karena memiliki  pagar yang terbuat dari plat besi.

Kolam mancing BLK biasanya mengadakan perlombaan memancing pada hari selasa dan kamis dengan target sasaran ikan Tombro sebagai maskotnya dengan biaya mulai 100 ribu sampai dengan 200 ribu per stick dengan hadiah utma juga bervariasi mulai 500 ribu – jutaan rupiah. Kolam BLK Singosari sampai sekarang masih merupakan kolam pemancingan paling aktif yang berada di Malang dalam mengadakan lomba mancing.

Kolam mancing BLK juga menyediakan sarana pemancingan bagi yang mau memancing dengan cara sistem harian dengan harga 35 ribu rupiah untuk periode memancing selama 12 – 15 jam, kebanyakan pemancing yang mencoba memancing di kolam ini memancing mulai sore hari sampai menjelang pagi hari saat matahari mulai terang. Dengan harga yang tidak terlalu mahal terkadang rekan kami bisa mengangkat ikan sampai berpuluh – puluh ikan, lumayan buat pesta sekampung.

Kolam pancing BLK diisi dengan dua macam ikan saja, yakni ikan tombro sebagai ikan utama pemancingan, dan ikan nila sebagai ikan tambahan. Ikan tombro memang mempunyai nila ekonomis yang lebih tinggi daripada ikan nila, bahkan merupakan kebanggaan tersendiri jika bisa menangkap ikan tombro ini. Memancing ikan tombro jika bisa mendapatkan maskotnya bisa menjadi kebanggaan tersendiri.

Umpan yang menarik untuk memancing ikan tombro sendiri biasanya kami menggunakan umpan yang sudah jadi yakni umpan keringan, yakni umpan tombro yang berbentuk bubuk yang terbuat dari berbagai bahan berupa dengan memiliki rasa yang bermacam – macam. Namun kami lebih menyukai umpan berasa pisang dan buah – buahan dan untuk menarik penciuman ikan. Namun sebelum menggunakan pakan yang ada, kami melempar yang namanya pelet bom, yang maksudnya umpan pelet yang ditaburkan ke perairan guna mengumpulkan ikan agar berada dalam jangkauan pemancing.  Jika ikan sudah berkumpul dalam jangkauan pemancing, maka kemungkinan pemancingan sukses.

Umpan memancing yang baik biasanya juga memiliki tingkat kekerasan yang cukup liat sehingga tahan berada di dalam air. Ikan tombro terkenal dengan gaya makan ang halus, ia menarik mata pancingnya dengan lembut, tidak menyentak. Umpan ikan yang lebih liat akan membuatnya tidak mudah hancur karena terkena gerakan air. Penggunaan umpan tabur terakhir kali akan bisa menghasilkan umpan dengan kualitas yang menakjubkan.

Bendungan Lahor Malang

Memancing di Bendungan Lahor Malang

bendungan lahor malang

bendungan lahor malang

Bendungan Lahor adalah suatu bendungan yang berada di perbatasan antara kabupaten Malang dan kabupaten Blitar. Waduk ini dibangun untuk meingkatkan kualitas pertanian dengan pengaturan debit air, fungsinya bagi pertanian sungguh amat diperlukan. Dilokasi ini tentu saja menjadi obyek pemancingan yang rame bagi pemancing lokal Malang dan sekitarnya.

Di bendungan Lahor, biasanya para pemancing mencari ikan nila, ikan mujair atau ikan tombro. Jenis yang terakhir sudah sangat jarang terdapat di sini. Memancing di daerah ini biasanya memakai umpan yang berupa lumut. Dengan direndam di rebusan bekicot, lumut menjadi lebih amis dan siap untuk dipakai…sst..umpan ini baru saya ketahui setelah mengetahui seorang pemancing yang mampu membawa pulang nila yang jumlahnya mungkin kalau ditotal lebih dari 20 kg. Wow…. Jadi biasanya kami memancing dengan umpan lumut biasa, namun semenjak direndam dengan air rebusan bekicot, hasilnya lebih baik..

Memancing di waduk Lahor bisa melalui dua lokasi, dari obyek wisatanya dengan membayar tiket, atau melalui kampung di sekitarnya seperti daerah Bendo, yang memang tidak ada lokasi parkirnya, sehingga kita harus parkir sepeda motor di rumah penduduk. Enaknya lagi memancing di daerah ini masih dapat merasakan dinginnya udara, karena pagi sampi siang masih tertutup pohon –pohon besar milik penduduk lokal. Kepanasan aja kalau sudah mulai sore hari.

Memancing ikan di Lahor memang sekarang menjadi sangat kurang peminatnya, dikarenakan pernah terjadi pembuangan limbah besar – besaran yang mematikan ribuan ikan, sehingga bibit – bibit ikan juga banyak yang mati juga, mungkin sampai 1 – 2 tahun kondisi ikan akan seperti ini. Memang bendungan ini menampung air dari sungai besar dyang lewat kota dan kabupaten malang. Dan kemungkinan pembuangan limbahnya juga semakin besar juga.

Kalau anda mau memancing di waduk Lahor, lebih gampang jika anda menggunakan angkutan antar kota yang kecil seperti colt diesel. Atau anda bisa melewati jalur bis Malang – Blitar, dan setelah ngebruk ( kalau dari Malang akan anda temukan lokasi obyek wisatanya ada di sebelah kanan jalan dan masuk sekitar 100m saja. Disebelah kiri terdapat bendungan Karang kates. Kalau ingin memancing di perkampungan sebaiknya bertanya pada tukang ojek yang ada disekitar terminal, biasanya akan menunjukkan daerahnya, Karena kebanyakan mereka juga punya hobby memancing juga..

Memancing di Bendungan Lahor Malang

Bendungan Lahor adalah suatu bendungan yang berada di perbatasan antara kabupaten Malang dan kabupaten Blitar. Waduk ini dibangun untuk meingkatkan kualitas pertanian dengan pengaturan debit air, fungsinya bagi pertanian sungguh amat diperlukan. Dilokasi ini tentu saja menjadi obyek pemancingan yang rame bagi pemancing lokal Malang dan sekitarnya.

Di bendungan Lahor, biasanya para pemancing mencari ikan nila, iakn mujair atau ikan tombro. Jenis yang terakhir sudah sangat jarang terdapat di sini. Memancing di daerah ini biasanya memakai umpan yang berupa lumut. Dengan direndam di rebusan bekicot, lumut menjadi lenih amis dan siap untuk dipakai…sst..umpan ini baru saya ketahui setelah mengetahui seorang pemancing yang mampu membawa pulang nila yang jumlahnya mungkin kalau ditotal lebih dari 20 kg. Wow…. Jadi biasanya kami memancing dengan umpan lumut biasa, namun semenjak direndam dengan air rebusan bekicot, hasilnya lebih baik..

Memancing di waduk Lahor bisa melalui dua lokasi, dari obyek wisatanya dengan membayar tiket, atau melalui kampung di sekitarnya seperti daerah Bendo, yang memang tidak ada lokasi parkirnya, sehingga kita harus parkir sepeda motor di rumah penduduk. Enaknya lagi memancing di daerah ini masih dapat merasakan dinginnya udara, karena pagi sampi siang masih tertutup pohon –pohon besar milik penduduk lokal. Kepanasan aja kalau sudah mulai sore hari.

Memancing ikan di Lahor memang sekarang menjadi sangat kurang peminatnya, dikarenakan pernah terjadi pembuangan limbah besar – besaran yang mematikan ribuan ikan, sehingga bibit – bibit ikan juga banyak yang mati juga, mungkin sampai 1 – 2 tahun kondisi ikan akan seperti ini. Memang bendungan ini menampung air dari sungai besar dyang lewat kota dan kabupaten malang. Dan kemungkinan pembuangan limbahnya juga semakin besar juga.

Kalau anda mau memancing di waduk Lahor, lebih gampang jika anda menggunakan angkutan antar kota yang kecil seperti colt diesel. Atau anda bisa melewati jalur bis Malang – Blitar, dan setelah ngebruk ( kalau dari Malang akan anda temukan lokasi obyek wisatanya ada di sebelah kanan jalan dan masuk sekitar 100m saja. Disebelah kiri terdapat bendungan Karang kates. Kalau ingin memancing di perkampungan sebaiknya bertanya pada tukang ojek yang ada disekitar terminal, biasanya akan menunjukkan daerahnya, Karena kebanyakan mereka juga punya hobby memancing juga..

WordPress Themes