Tour memancing ke pelabuhan Tanjung tembaga Probolinggo

tanjung tembaga
Kali ini redaksi pemancing.com akan mengadakan tour memancing ke pelabuhan Tanjung tembaga probolinggo dan memancing ke ke pantai utara jawa dengan perahu. Memancing di sana cukup menarik karena kita akan memancing di laut dalam, dengan target sasaran memancing yakni ikan kakap dan ikan kerapu. Bagi yang tidak memiliki peralatan yang mahal, anda cukup membutuhkan senar yang cukup panjang dan beberapa mata pancing untuk rangkaian senar anda.
Dengan dipandu oleh pemancing lokal, kita akan berkeliling di sepanjang rumpon – rumpon yang merupakan tempat persembunyian ikan. Dengan pemandu lokal diharapkan kita akan mendapatkan lokasi memancing yang bagus di pantai utara jawa.
Untuk mendaftar acara ini silahkan mengirimkan email kepada redaksi Pemancing.com di email@pemancing.com . acara akan diadakan pada hari sabtu tanggal 20 maret 2010 sore hari dari kota malang dan kota surabaya dan kita akan memancing sepanjang malam sampai menjelang pagi tanggal 21 maret 2010. Setelah makan pagi kita melanjutkan perjalanan pulang ke kota masing2 di tempat penjemputan.
Fasilitas yang disediakan oleh panitia
- Fasilitas kendaraan AC dengan dua titik jemput yakni Kota Malang dan kota Surabaya PP ke probolinggo.
- Makan malam dan makan pagi
- Sewa kapal ke tengah laut sepanjang malam
- Kaos exclusive dari redaksi pemancing.com
- Es dan cool box untuk penyimpanan hasil ikan pancingan.
Kontribusi acara : Rp.180 ribu rupiah per peserta. Namun jika peserta mau membawa kendaraan sendiri tetap dikenakan biaya untuk kontribusi makan dan kapal serta kaos seharga Rp.100 ribu rupiah. Jika peserta kurang dari 10 orang maka acara akan di undur sampai kuota terpenuhi. Demikian kami buat acara memancing untuk para penggemar mancing di Jatim. Semoga acara perdana ini mendapatkan respon yang baik sehingga di kemudian hari kita bisa membuat acara memancing di beberapa tempat di seluruh nusantara. Salam kompak dari redaksi pemancing.com.
Memancing di bendungan sengguruh

Sengguruh
Bendungan Sengguruh terletak di kepanjen – Malang. Kira – kira jaraknya 5 km dari pusat kota kepanjen. Bendungan Sengguruh ini merupakan salah satu konsep penataan pengairan di daerah Malang selatan dan sekitarnya. Pembuatannya ditujukan untuk irigasi bagi daerah sekitarnya. Namun dibalik pentingnya fungsi bendungan ini, kita bisa melihat di sepanjang bendungan Sengguruh banyak para pemancing yang rela berpanas – panasan untuk memancing ikan yang cukup melimpah, terutama saat airnya masih dangkal seperti saat ini.
Memancing di bendungan sengguruh biasanya terbagi dalam dua daerah pemancingan. Yang pertama adalah daerah pemancingan di dalam bendungan, dimana terdapat jalan setapak yang melewati pabrik kertas sehingga para pemancing sampai di danau sengguruh tepat di genangan air danaunya. Banyak lokasi memancing di sini, bahkan banyak pula para pemancing yang menggunakan perahu sampan yang disewa seharian penuh untuk mencari hotspot memancing di sepanjang bendungan ini.
Saat memancing di dalam area bendungan Sengguruh, biasanya para pemancing mencari ikan Nila dan ikan Mujair. Dengan jumlahnya yang sungguh banyak ikan Nila dan Mujair dipancing dengan menggunakan umpan berupa lumut sungai. Cara memancingnya cukup sederhana, lumut yang sudah dikumpulkan atau dibeli dimasukkan kedalam wadah plastik yang berisi air. Dengan rangkaian khusus mata pancing untuk lumut dicelupkan kedalam tumpukan lumut tersebut sehingga menempel pada mata pancing selanjutnya dilemparkan ke dalam perairan. Pemancingan dengan umpan lain jarang sekali ditemukan jika memancing di bendungan Sengguruh ini.
Pemancingan kedua terdapat pada saluran pembuangan air yang keluar dari mulut bendungan sengguruh. Dengan besarnya arus air yang ada, ikan yang ada disekitar jalur air bendungan Sengguruh adalah ikan Bader merah, sejenis ikan tawes dengan ekor berwarna merah. Para pemancing yang memancing pada arus yang kuat ini banyak yang menggunakan umpan pelet. Jenis umpan pelet yang sudah dilemaskan bisa ditambah dengan berbagai aroma, biasanya kami menggunakan bawang atau trasi sebagai campuran pakan.
Rangkaian pancing yang cocok untuk pemancingan di air deras seperti di bendungan Sengguruh ini adalah rangkaian mata pancing “jamur merang” istilah kami untuk rangkaian mata pancing kecil dengan jumlah mata pancing sampai 15 biji. Rangkaian kail tersebut memiliki senar sendiri – sendiri dan digabung menjadi satu rangkaian besar. Umpan sebesar bakso di bentuk seperti jamur dimana mata kail dipasang di setiap sudut umpan jamur tersebut sehingga jika ikan bader memakan umpannya dari sisi mana saja pasti akan kena mata pancingnya.
Memancing di bendungan Sengguruh memang menyenangkan, sekaligus aman karena rumah – rumah disekitar bendungan menawarkan rumahnya sebagai tempat parkir. Dengan jumlah pemancing yang bisa mencapai puluhan pada saat hari libur, jasa parkir yang ditawarkan merupakan pemasukan yang lumayan bagi penduduk sekitar bendungan sengguruh. Jika ternyata pemancingan anda kurang sukses dan anda masih ingin membawa oleh – oleh ikan, terdapat juga warung – warung yang menjual ikan segar hasil tangkapan nelayan lokal yang menggunakan jaring dan jala.
Namun sayangnya di bendungan Sengguruh ada juga para nelayan lokal yang menggunakan setrum untuk mencari ikan. Dengan menggunakan perahu sampan mereka membawa beberapa accu dengan daya yang cukup besar untuk menangkap ikan. Sungguh tindakan merusak lingkungan tersebut sangat menggangu konservasi alam, sekaligus merusak kesenangan para pemancing yang ingin meneruskan hoby mancingnya. Semoga ada upaya pemerintah untuk melarang para perusak habitat ikan ini. Viva pemancing mania…
Memancing di pelabuhan gilimanuk di malam hari

ketapang gilimanuk
Malam semakin gelap menggayut, namun pelabuhan penyeberangan Gilimanuk tidaklah semakin sepi namun malah semakin ramai dengan bus malam dan hiruk pikuk truk yang menyeberang ke pulau Jawa. Seperti tak mengenal waktu, pelabuhan ini seperti tak pernah tidur. Demikian juga malam itu, sambil menunggu kapal yang akan berangkat ke pulau jawa, aku mendatangi Misrun, seorang pemancing kawakan yang lagi menunggu umpannya dimakan ikan. Dengan penuh keasyikan dia melemparkan pancingnya dan sesekali menariknya untuk memindahkannya ke sisi yang lain.
Memancing bagi bujangan satu ini merupakan kegiatan yang dilakukannya dikala rutinitas pekerjaan yang ia kerjakan sebagai pekerja swasta di suatu kantor . saat malam mulai menjelang ia mulai berkemas dan menghabiskan malam itu ditepi laut. Memancing sudah menjadi bagian dari hobi yang susah dilepaskan olehnya. Memancing di gilimanuk pada malam hari memang menyenangkan karena hampir sepanjang malam selalu ada keramaian orang yang berlalu lalang.
Untuk memancing di dermaga gilimanuk anda bisa mencari lokasi strategis di beberapa tempat seperti di tepi dermaga penyeberangan. Dengan lokasi pemancingan yang cukup dalam, memancing di dermaga ini cukup menngasyikkan, bahkan jika beruntung, anda dapat memperoleh ikan besar yang bersembunyi di karang. Memancing di pelabuhan memang enak di siang hari karena selain tidak terkena panas, jika perut sudah terasa lapar tinggal berhenti sebentar untuk makan di warung. Memancing di pelabuhan ini memang nyaman dan gampang, karena kebutuhan konsumsi kita sudah tersedia di warung – warung yang buka 24 jam disana.
Untuk memancing di pelabuhan, banyak sekali cara memancing yang dapat anda lakukan. Anda bisa menggunakan joran sebagai alat bantunya, atau langsung menggunakan tali yang sudah terdapat umpan dan langsung melemparkannya ke air. Memancing dengan cara ini yang paling banyak dilakukan oleh pemancing di Gilimanuk.
Untuk memancing di sini, anda bisa menggunakan umpan yang berupa ikan belanak yang anda potong kecil – kecil ataupun anda bisa memakai umpan berupa udang dan cumi – cumi. Semua umpan tersebut sebaiknya dalam keadaan segar, sehingga menarik ikan pemangsa.