Category: jenis ikan

cumi-cumi

Memancing Cumi – cumi dengan umpan udang palsu

cumi-cumi

cumi

Cumi – cumi adalah spesies yang merupakan bangsa cephalopods dan masuk dalam ordo Teuthida. Cumi – cumi memiliki hubungan kekerabatan dengan gurita namun dengan bentuk kepala yang simetris panjang dan dilindungi oleh mantel. Secara anatomik, cumi – cumi memiliki delapan lengan dengan tentakel di lengannya.

Cumi – cumi memiliki kekhasan yakni terdapat semacam sirip di bagian tubuhnya yang digunakan untuk berenang. Cumi – cumi juga memiliki mata yang sangat tajam seperti jenis ikan dan hewan vertebrata yan g lain. Maka dari itu penggunaan umpan udang yang berwarna cerah adalah salah satu cara untuk menarik ikan ini untuk memakannya. Memancing dengan menggunakan umpan buatan memang lebih efektif daripada menggunakan umpan yang udang yang asli, karena biasanya cumi – cumi menggunakan matanya yang tajam saat mencari makan.

Memancing cumi dengan umpan udang palsu dapat dilakukan pada siang hari di perairan dalam. Namun meski demikian cumi – cumi merupakan jenis hewan yang berada di perairan tengah sehingga anda sebaiknya menggunakan joran sebagai alat untuk memancing.

Memancing cumi – cumi membutuhkan rangkaian pancing yang terdiri dari joran sebagai alat untuk melempar umpan anda sejauh mungkin. Kemudian rangkaian senar dihubungkan langsung dengan umpan buatan berbentuk udang dan bisa anda tambahkan pemberat jika arus laut tempat anda memancing memang kuat. Usahakan saat memancing cumi umpan udang anda ada dalam keadaan melayang di dalam air. Gunakan pemberat secukupnya sesuai dengan kebutuhan.

Cara memancing cumi – cumi adalah dengan melemparkan umpan anda sejauh mungkin dari kapal dan menariknya secara perlahan – lahan sehingga gerakan dari umpan seolah – olah meniru gerakan udang yang sedang berenang , pergerakan dari joran anda haruslah selalu dinamis sehigga umpan anda tidak sampai umpan anda menjadi tenggelam didasar perairan.

Umpan udang buatan anda sudah didesain untuk bisa mencengkeram kuat di kulit cumi – cumi . saat tertangkap cumi akan mengeluarkan tinta hitam pekat yang merupakan alat pertahanannya, meskipun tidak berbahaya, tinta hitam cumi juga cukup mengganggu pemancing yang menangkapnya

ikan betok

Ikan betok yang bukan favorit bagi para pemancing

mancing ikan betok

mancing ikan betok

Ikan betok adalah sejenis ikan air tawar yang hidup liar di kali, waduk dan danau alam. Ikan betok jarang sekali dipelihara sebagai ikan piaraan. Ikan betok termasuk ikan yang memiliki sifat sebagai ikan pemangsa atau karnivora. Ikan betok memiliki nama lain yaitu ikan betik ( jawa ), ikan puyu ( melayu ) atau ikan pepuyu ( bahasa banjar ) dan dalam bahasa Inggris, ikan ini memiliki nama Climbing Gouramy karena kemampuan ikan betok yang bisa memanjat ke daratan. Dalam bahasa latin ikan ini memiliki nama Anabas Testudineus

Sekilas ikan ini mirip dengan  ikan mujair dengan warna belang di sepanjang tubuhnya. Ikan betok memang memiliki warna agak gelap dengan warna kuning di bagian bawah tubuhnya garis – garis gelap melintang secara samar di permukaan kulitnya. Ukuran tubuhnya kira- kira sebesar telapak tangan dengan ukuran maksimal sepanjang 15 cm. ikan bethok dalam keadaan normal menggunakan insang sebagai alat untuk bernafas, namun dalam kondisi ekstrim ia menggunakan labirynth yang dimilikinya untuk mengambil oksigen langsung di udara. Dengan cara ini pula ia bertahan hidup dalam kondisi air yang minim dan sesekali berpindah dengan menggunakan siripnya sebagai alat untuk bergerak. Namun daya kekuatannya didaratan memang hanya beberapa jam saja , jika terlalu lama maka ia akan mati.

Memancing ikan betok biasanya menggunakan umpan yaitu cacing, mengingat sifatnya yaitu pemakan daging selain itu ikan betok bisa dipancing dengan menggunakan umpan laron. Umpan yang sudah disiapkan dipasang pada mata pancing yang kecil saja yaitu ukuran 7 – 9 saja. Dengan mata pancing yang berukuran kecil diharapkan umpan lebih mudah ditelan oleh ikan betok. Cara memasang umpan cacing pada mata kail yakni dengan cara membungkus seluruh mata pancing dengan cacing. Cacing yang paling baik untuk memancing ikan betok adalah jenis cacing merah yang bisa anda dapatkan di bawah pohon pisang.

Jika anda memancing ikan betok sebaiknya menggunakan rangkaian kail yang menggunakan pelampung juga. Penggunaan pelampung akan memposisikan umpan cacing pada tengah perairan. Karena ikan betok termasuk ikan perairan tengah, dimana ia mencari makan di tengah perairan dengan cara menyambar setiap umpan yang berada di lingkungannya.

Ikan betok termasuk ikan yang jarang ditangkap untuk ikan konsumsi, karena ikan ini memiliki jumlah duri yang sangat banyak di dalam dagingnya. Banyak pemancing malas memancing ikan ini karena rasanya juga tidak terlalu enak, ikan betok yang tertangkap biasanya tertangkap secara tidak sengaja saat memancing ikan mujair atau ikan nila. Namun jika memang tertangkap, biasanya pemancing memasaknya dengan menggorengnya sampai kering benar sehingga durinya menjadi renyah dan dapat dimakan.

Kerapu

Ikan kerapu, ikan karang yang menjadi favorit pemancingan karang

ikan kerapu

ikan kerapu

Ikan kerapu dalam bahasa latin merupakan ikan yang memiliki banyak saudara dan berada dalam subfamily Epinephelinae, ikan kerapu sebenarnya terdiri dalam beberapa spesies, namun karena umumnya bentuknya hampi sama hampir tidak bisa dibedakan jenis spesiesnya apalagi saat dipancing. Perbedaan dari setiap spesies mungkin hanya dari warnanya saja dan beberapa corak tubuh saja.

Ikan kerapu memiliki bentuk tubuh yang gelap dengan totol diseluruh tubuh, ikan ini menggunakan totol tubuhnya sebagai kamuflase atau tipuan pada saat ia berburu makanannya. Ikan kerapu merupakan ikan karang dan jarang sekali berenang jauh, ikan kerapu di perairan karang makan ikan, gurita, kepiting dan lobster. Cara makan ikan ini cukup unik yakni dengan menunggu mangsanya mendekat dengan penyamaran kamuflase yang tepat. Dan setelah mangsanya mendekat ia akan menyedot mangsa tersebut dengan kekuatan mulutnya yang rahangnya besar, ikan kerapu memakan utuh ikan yang menjadi makanannya dan tidak mencabiknya. Dalam berburu ikan jarang sekali ikan ini berenang dengan cepat untuk menangkap mangsanya, ia hanya menunggu mangsanya mendekat untuk memakannya.

Untuk memancing ikan kerapu biasanya para pemancing menggunakan cara memancing dalam. Memancing dalam maksudnya memancing dengan menggunakan perahu serta dalam memancing menggunakan tali senar yang panjang untuk memasang umpan di dasar karang. Jika anda menggunakan perahu untuk memancing ikan ini, panjang senarnya harus cukup menjangkau kedalaman air sampai di dasar lautan, karena di lokasi ini tempat tinggalnya ikan kerapu.

Umpan yang bisa anda gunakan untuk memancing kerapu adalah makanan alaminya di perairan laut, biasanya para pemancing menggunakan umpan daging gurita atau cumi – cumi yang dipotong kecil – kecil. Umpan lain adalah udang segar, sebenarnya ikan kerapu termasuk ikan yang rakus dalam mencari makanan, sehingga jenis umpan apa saja ikan ini mau. Namun yang terbaik dalam memancing ikan kerapu adalah cumi – cumi.  Umpan tersebut dipasang pada mata pancing berukuran besar dengan jumlah kail 3 – 4 buah dalam 1 rangkaian senar.

Memancing ikan kerapu bisa dilakukan di pinggiran pantai, maupun di perairan yang cukup dalam dengan menggunakan perahu. Untuk mencari lokasi memancing ikan kerapu anda harus mencari daerah yang memiliki terumbu karang yang cukup banyak, karena terumbu karang merupakan habitat alami ikan ini. Untuk anda yang tidak mengerti lokasi memancing ikan ini sebaiknya bertanya dulu pada nelayan setempat, atau orang yang mengetahui keberadaan terumbu karang.

Di beberapa daerah di Indonesia para nelayang menandai lokasi terumbu karang dengan membuat rumpon disana. Di lokasi rumpon ini ditambatkan tali yang bisa digunakan oleh perahu pemancing untuk ditambatkan. Memang untuk bisa memancing ikan kerapu dibutuhkan survey tempat dahulu, karena jika lokasi tanah di dasar lautan berpasir, ikan ini jarang ada.

WordPress Themes