Ikan herring sebagai rantai makanan laut yang penting

herring
Ikan herring adalah ikan laut yang memiliki warna cerah keperakan. Sekilas mirip bandeng namun memiliki panjang tubuh yang jauh lebih pendek. Ikan herring merupakan ikan yang penting peranannya dalam rantai makanan perikanan laut, karena ikan ini merupakan ikan yang dijadikan makanan utama hampir semua predator laut seperti ikan tuna, ikan hiu, ikan lumba – lumba, ikan paus, singa laut dan lain – lain. Perkembangan ikan ini di laut bebas merupakan indikator keberadaan ikan besar yang menjadi pemangsa mereka.
Ikan herring terdapat dalam dua spesies yaitu ikan herring atlantic dan ikan herring pasifik. Ikan ini memiliki nama genus clupea. Habitat hidupnya, ikan ini menghabiskan hidupnya di perairan tengah dan dalam. Dengan pola hidup mengelompok, ikan ini mencari makanan hewan – hewan renik seperti udang – udangan, crustacea dan cumi. Namun ikan herring paling banyak mengkonsumsi plankton dalam hidupnya, dengan menggunakan insangnya yang istimewa ikan herring menyaring kandungan plankton di dalam air dan menjadikannya sebagai makanan utama.
Di perairan tengah dan dalam, ikan herring hidup dalam kelompok besar yang bisa terdiri dari ribuan ikan dalam kelompok tersebut dan mereka berpindah dan menghindari mangsa juga tanpa meninggalkan kelompok besarnya. Kemunculan ikan herring di perairan berarti membawa berkah bagi ikan – ikan predator yang berada di sekitarnya. Jika anda melihat kemunculan ikan herring di perairan dalam hampir bisa dipastikan terdapat banyak ikan besar seperti ikan tuna, salmon, hiu dan paus yang dekat dengan kawanan itu karena ikan herring adalah salah satu pakanan ikan predator di laut.
Sebagai ikan peraira tengah dan dalam, ikan herring menjadi makanan banyak spesies laut, sehingga ikan ini sering dipakai oleh para nelayan untuk umpan pemancingan tuna Dengan dipotong – potong dangingnya. Pemancingan dasar atau casting dapat juga menggunakan umpan ikan ini meskipun amat jarang dipakai di Indonesia. Namun penggunaan pola warna ikan herring yang mengkilap dan terang dijadikan pilihan bagi berbagai macam umpan buatan seperti jig atau popper. Warna cerah dari berbagai umpan tersebut menjadi pilihan karena bisa menarik minat ikan untuk memakannya.
Ikan herring merupakan ikan konsumsi juga di berbagai negara. Dengan hasil produksinya yang banyak dan melimpah, ikan ini dijadikan berbagai makanan dengan rasa dan berbagai metode masakan. Di Jepang ikan ini dikenal sebagai bahan makanan sashimi yang bisa dimakan mentah dengan saus dan sake yang nikmat. Di negara lain yang beriklim dingin ikan herring dijadikan acar yang dapat disimpan sebagai cadangan makanan yang awet berbulan – bulan.
Cara menangani gangguan ikan buntal saat memancing

gambar ikan buntal
Kalau anda memancing di laut, maka anda akan menemukan jenis ikan ini saat memancing di karang. Ikan buntal memiliki ciri – ciri dapat menggembungkan badannya jika terkena mata pancing ataupun tertangkap jaring. Ikan buntal biasanya juga mengganggu pemancingan karena ikan ini sering menyambar senar dengan giginya yang tajam dan akan memutuskan senar pancing anda sekaligus. Ikan ini tidak dapat diambil sebagai tangkapan karena beracun dan berduri banyak sehingga para nelayan biasanya langsung membuangnya saja.
Ikan buntal memiliki nama latin porcupinefish dan memiliki beberapa panggilan. Dalam bahasa lokal dikenal juga dengan nama “ikan buntek” dan dalam bahasa Inggris diberi nama “balloonfish” dan “globefish” karena bentuknya yang membesar seperti balon. Hal itu berlaku pula saat ia berada di perairan di dalam laut, dimana jika ia merasa dalam bahaya maka ia akan menggelembungkan dirinya seperti balon untuk menakuti musuhnya. Pertahanan diri seperti ini merupakan yang paling efektif selain racun yang terdapat dalam tubuhnya sehingga ikan predator tidak mau memakannya. Ikan buntal memiliki habitat karang – karang di pantai dan sampai di perairan dangkal di laut. Dan penyebaran ikan ini berada di perairan tropis di seluruh dunia.
Cara untuk menghindarkan perusakan pancing karena ikan buntal adalah dengan menambahkan sambungan dari logam di ujung senar anda sebelum mata pancing, sambungan ini akan menahan gigitan yang disebabkan oleh ikan buntal. Ikan buntal memiliki menu makan yang sama dengan ikan lain yang dipancing di perairan. Makanya saat memancing umpan yang berupa cumi – cumi atau udang diperebutkan juga oleh ikan buntal dan ikan pemangsa lain.
Jika sampai tertangkap oleh mata kail anda sebaiknya anda melepaskannya dengan hati – hati karena ikan ini akan membesarkan dirinya dan durinya akan berbahaya. Gunakan kain atau sarung tangan untuk memegang ikannya dan lepaskan mata pancingnya dari mulut dan kembalikan ikannya ke laut. Selamat mancing salam strike..
Giant Trevally atau dikenal sebagai ikan kue

giant trevally fishing
Dalam bahasa latinnya ikan Giant Trevally yang disingkat GT merupakan ikan yang paling sering dipancing di perairan tropic. Di kalangan nelayan ikan ini diberi nama “ikan kue” dan memiliki nama latin yakni caranx ignobilis. Ikan ini hampir bisa ditemukan di seluruh perairan nusantara , dan ia memiliki habitat mulai dari muara sungai, lepas pantai yang dangkal sampai pinggir perairan dalam yang kaya dengan plankton dan aneka jenis tanaman laut. Ikan ini secara umum lebih menyukai keadaan air yang keruh dan berarus.
Ikan Giant Trevally memiliki ciri – ciri fisik yakni kepala yang besar dan tumpul dan memiliki warna putih keperakan dan terkadang memiliki spot hitam di sepanjang tubuhnya.ikan ini sangat cepat pertumbuhannya secara seksual dan dapat mencapai panjang sampai 1 m maka dari itu ikan ini diberi gelar sebagai ikan raksasa atau “giant” . Sebagai ikan predator, ikan Giant Trevally merupakan ikan pemangsa yang pandai berburu ikan lain dengan cara individu ataupun kelompok dengan sirip yang kuat ikan ini dapat mengincar mangsanya dengan kecepatan tinggi. Pemancingan ikan Giant Trevally memerlukan ketrampilan khusus juga mengingat kekuatan dan daya tarikannya saat memancing yang lumayan berat.
Ikan Giant Trevally juga erupakan ikan yang termasuk dalam ikan konsumsi utama di perairan laut dalam, dan ditangkap oleh nelayan dengan jumlah yang luar biasa setiap tahunnya. Meskipun rasa dagingnya tidak terlalu populer sebagai masakan, namun penangkapan ikan Giant Trevally setiap tahunnya selalu meningkat untuk digunakan sebagai ikan konsumsi. Ikan ini menjadi salah satu ikan tangkapan yang penting bagi para nelayan.
Di alam liar ikan Giant Trevally ini memangsa makanan yang beraneka ragam, mulai dari jenis – jenis crustaceae atau udang – udangan, ikan karang lain atau cumi – cumi. Fungsi ikan ini adalah sebagai ikan pemangsa, sehingga menjadi salah satu pemangsa utama perairan karang. Ia mencari makan di sepanjang karang dan ceruk – ceruk batu – batuan di dasar lautan dan tengah perairan.ikan Giant Trevally dikenal memiliki kebiasaan makan di saat mulai senja serta di saat matahari mulai terbit dimana suhu air tidak terlalu panas.
Pemancingan untuk ikan Giant Trevally sungguh mengasyikkan mengingat besar tubuhnya yang bisa mencapai puluhan sentimeter. Ikan ini dapat dirasakan tarikannya yang sangat menyentak. Pada saat fight ia akan menjajal kekuatan peralatan pancing anda, mulai dari reel, senar dan mata pancing anda serta cara anda dalam membuat tali menali.
Pemancingan ikan Giant Trevally dapat menggunakan jenis umpan hidup seperti ikan teri atau minnows dan potongan daging cumi – cumi . meski demikian ikan Giant Trevally bisa juga dipancing dengan cara Popping dan Jigging dengan menggunakan umpan palsu atau spoon. Pada dasarnya ikan ini sangat rakus dengan umpan – umpan yang diberikan kepadanya, karena ia termasuk pemakan segala.
Sebaiknya anda mencari spot yang bagus untuk memancing ikan Giant Trevally, yakni daerah berkarang yang banyak karena merupakan habitat dari ikan ini di alam liar. Dengan umpan yang tepat dan didukung arus air yang cukup deras biasanya ikan ini dapat dipancing dengan gampang.