Category: alat pancing

Penggunaan Mata Pancing Yang Sesuai Dengan Jenis Ikan

Temukan ukuran mata pancing yang sesuai dengan ikan sasaran anda.

Meski tidak ada ukuran baku penggunaan mata pancing atau kail untuk memancing, namun banyak dari pemancing professional kelas dunia seperti Evans, Zane Gray, O’Shaugnessy yang juga adalah penulis buku – buku memancing di luar negri, menulis pengalamannya dalam memancing sehingga dapat kita tiru sebagai contoh. Meski tidak semua jenis ikan ada disini, mungkin anda bisa mengira – ngira besarnya ikan yang bisa anda tangkap dari sini.

Untuk pemancingan air laut :

  1. Ikan Sailfish, broadbill dan marlin menggunakan nomor 10/0 sampai 13/0
  2. Ikan Tarpon, menggunakan nomor 7/0 sampai 10/0
  3. Ikan Tuna menggunakan nomor 7/0 sampai 13 dengan tipe Martu atau Sproat
  4. Ikan Weakfish, Pancing nomor 4/0 Sproat atau O’Shaughnessy
  5. Ikan Flounder : Pancing nomor 1/0 Sproat atau O’Shaughnessy
  6. BlueFish : Pancing no 4/0 paling disarankan 6x long
  7. Ikan Stripbass : Pancing no 7/0 sampai 10/0
  8. Ikan Channelbass : pancing nomor 7/0
  9. Ikan Croaker, Kingfish, Seabass, Porgy, Ling, BlackFish, Pollock, pancing no 1/0 sampai 3/0 Sproat atau O’Shaughnessy

Untuk pemancingan air tawar :

  1. Strategi penggunaan pancing yang besar pada pemancingan air tawar adalah pemilihan yang salah, karena banyak pemancing yang berpengalaman mengatakan bahwa “ Mata pancing kecil dapat memperoleh ikan besar, namun mata pancing yang besar akan kesulitan jika akan mendapatkan ikan kecil. Sebaiknya anda menyesuaikan besar mulut ikan dengan mata pancingnya, tebakan yang baik adalah besarnya mata kail paling besar adalah separo dari mulut ikan tangkapan anda.
  2. Untuk ikan Panfish dapat menggunakan mata pancing nomer 4/0 atau 6/0 tetapi kalau umpannya kecil gunakan mata pancing no 10/0 atau 8/0
  3. Untuk ikan trout gunakan mata pancing nomor 4/0, 6/0 atau 8/0
  4. Untuk ikan Bass gunakan nomor 1/0 atau 2/0
  5. Ikan Nothern Pike dan Muskies, gunakan pancing nomor 3/0 sampai 1
  6. Untuk ikan di Indonesia, dengan jenis ikan yang juga beragam, silahkan sesuaikan dengan besaran tubuh dan bentuk mulut ikan dengan besar maksimal “gap” kail separo dari besar mulut ikan.

Semoga anda pengetahuan tentang penggunaan mata pancing ini membantu, untuk ukuran mata pancing anda bisa lihat di posting kami tentang mata kail

Sumber : Buku “ Pancing” Karangan Fatichus Surur

joran

Joran

joran pancing

joran pancing

Joran dalam kegiatan memancing memiliki kegunaan khusus , yang utama adalah memudahkan pemacing untuk melempar mata pancing jauh ke perairan. Dengan penggunaan joran daerah sasaran pemancingan akan lebih luas. Joran juga akan mempermudah pemancing pada saat ia “Fight “ atau mengendalikan ikan yang sudah terkena mata pancingnya. Penggunaan joran meskipun tidak mutlak tetapi akan mempermudah proses pemancingan itu sendiri.

Joran jaman dahulu pertama kalinya dibuat di eropa sekitar 200 tahun yang lalu, dan kebanyakan di ekspor ke Amerika. Jenis joran tersebut masih cukup kaku dan bahan yang digunakan untuk membuat jorannya adalah kayu Hickory yang terkenal karena kekerasannya, dan sekarang banyak dikenal sebagai joran untuk Trolling.

Periode Joran Kayu

Pada perkembangannya joran yang cukup kaku ini kurang diminati oleh berbagai kalangan menginngat jenis tersebut kurang pas kalau di pakai untuk memancing di perairan tawar, maka dicarilah bahan pengganti yang lebih lentur yaitu Bambu, diambil dari kebudayaan orang Cina, dimana orang Cina juga suka memancing, dan mereka menggunakan bambu sebagai bahan jorannya. Dari ratusan jenis bambu yang mereka teliti jenis yang terbaik untuk dijadikan sebagai joran adalah Tonkin Cane atau buluh tonkin, memang bentuknya seperti buluh, bambu ini bentuknya kecil seperti joran dan semakin mengecil pada bagian ujung buluhnya secara alami. Dan mereka sudah memakainya dari jaman nenek moyangnya dahulu.

Periode Joran Bambu

Dan orang Eropa serta Amerika meneliti kekuatan dari bambu itu, mereka menemukan kekuatan bambu yang lentur tentu saja jauh lebih baik dibandingkan dengan bahan kayu yang selama ini mereka pakai, tetapi mereka juga menemukan kelemahan dari bahan bambu ini dimana karena ada lubang di dalamnya akan mengurangi kekerasan dari jorannya. Maka dibuatlah joran dengan bahan bambu yang sudah mereka ganti strukturnya. Bahan bambu mereka belah menjadi beberapa bagian, ada yang 4 belahan ( quadrate ) ada yang 5 belahan ( Pentagonal ), 6 belahan ( hexagonal ),dan 8 belahan ( octagonal ). Belahan – belahan ini disatukan dengan lem dan dibuat runcing pada ujungnya seperti halnya joran – joran yang lain. Dan penggunaan joran bambu semakin berkembang masa itu.

Periode Joran Masa kini

Setelah berpuluh tahun lamanya joran bambu berkembang, diketemukanlah bahan – bahan yang memiliki kekuatan lebih baik serta kelenturan yang memenuhi syarat untuk sebuah joran. Fiberglass merupakan penemuan yang sangat membantu para pemancing. Merupakan serat yang dihasilkan dari oksidasi alkali sehingga menghasilkan strand, bahan serat yang keras, namun lentur dan tidak mudah patah. Dan sekarang banyak joran modern juga menggunakan bahan lain yang sangat kuat dan juga lentur yakni titanium, yang terkenal sebagai logam paling keras dan juga serat karbon yang dijadikan bahan pesawat luar angkasa. Penggunaan logam yang keras ini tentu saja menggunakan metode khusus seperti pembuatannya yang dibentuk seperti antena untuk menghasilkan efek lentur. Tentu saja kemajuan teknologi akan membuat hoby memancing menjadi lebih maju. Dan pola penangkapan ikan juga semakin modern. Semoga kemajuan ini juga dibarengi dengan perlindungan alam yang gencar juga sehingga ikan yang akan dipancing tidak sampai punah karena polusi dan penangkapan ikan yang tidak bertanggung jawab

Dikutip dari Buku “ Pancing “

Karangan Fatichus Surur

Peneliti Teknik Penangkapan Ikan

pelampung

Aneka peralatan memancing : Pemberat dan pelampung

Pemberat atau timbel digunakan sebagai penyeimbang di dalam air. Jumlah beratnya sendiri sangat disesuaikan dengan kedalaman kolam serta besar pelampung. Takaran berat yang pas akan memberikan keseimbangan yang pas sehingga umpan tidak terombang-ambing karena arus air dan posisi pakan umpan selalu berada mengambang pas dengan posisi makan ikan.

pelampung pancing

pelampung pancing

Bentuk pemberat sangat tidak baku, ada yang berbentuk bulat, lonjong, kerucut dan lembaran. Besar dan beratnya pun juga relatif. Sesuai dengan keperluan pemancing dan seleranya. Semakin besar pemberat, semakin besar pula pelampung yang dipakai. Paling enak menggunakan pemberat yang berbentuk lembaran. Karena dengan mudah dapat diganti beratnya sesuai dengan kebutuhan.

Pelampung merupakan satu kesatuan dengan pemberat yang merupakan alat penyeimbang senar dan mata pancing , fungsi pelampung sendiri sebenarnya lebih sebagai pembantu penglihatan pemancing jika umpan telah disambar ikan. Pelampung akan bergerak – gerak dan tenggelam saat ikan mulai memakan ikan, dan itu pertanda bahwa pemancing  harus menarik joran sesegera mungkin. Pelampung yang baik harus dapat dilihat secara jelas oleh kita. Penempatannya yang sesuai dengan panjang senar serta posisinya yang berada di atas permukaan air akan memudahkan pengawasan umpan pancing. Dengan pola warna yang mencolok akan memudahkan pemancing untuk mengetahui pergerakan ikan, bahkan untuk cara memancing pada malam hari telah dibuatkan model khusus pelampung dengan menempatkan cahaya flourecent pada pelampung untuk penglihatan di malam hari. Jenis – jenis pelampung sekarang banyak dibuat dari bahan busa, karet dan styrofoam, yang memiliki ciri kedap air. Dengan aneka ragam bentuk yang ada, anda bisa memilihnya sesuai dengan selera.

Dapatkan informasi lain dari kami tentang:

-         Umpan ikan 1, 2, 3

-         Aneka Kail Pancing

-         Jenis – jenis senar pancing

WordPress Themes